PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW SMP NEGERI 9 PURWOREJO Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW SMP Negeri 9 Purworejo menyelenggarakan kegiatan pengajian dalam rangka mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW pada 18 Rabiul Awal 1448 H / 1 September 2026 bertempat di Aula SMP Negeri 9 Purworejo Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menghadirkan Ustadz Wuntat Wawan Sembodo, S. Pd.I.sebagai penceramah dengan mengusung tema: “Meneladani Akhlak Nabi, Membangun Pribadi Beriman dan Berkarakter” Kegiatan diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh ananda Muhammad Abdul Rosyid dari kelas 9E. Suasana kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Kepala Urusan Kesiswaan SMP Negeri 9 Purworejo, Sri Hastini, S. Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh siswa untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan serta menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan shalawat Nabi yang dipimpin oleh guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 9 Purworejo, Didik Sulaeman, S. Pd. Para peserta mengikuti lantunan shalawat dengan penuh semangat dan kekhusyukan sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Tausiah : Meneladani Akhlak Nabi, Membangun Pribadi Beriman dan Berkarakter Memasuki acara inti, Ustadz Wuntat Wawan Sembodo, S. Pd.I. menyampaikan tausiah dengan tema “Meneladani Akhlak Nabi, Membangun Pribadi Beriman dan Berkarakter.” Dalam ceramahnya, Ustadz Wuntat menyampaikan bahwa memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak beliau. Nabi Muhammad SAW merupakan teladan terbaik bagi umat manusia. Beliau memiliki akhlak yang mulia, di antaranya jujur, amanah, sabar, rendah hati, penyayang, pemaaf, dan senantiasa menghormati orang lain. Akhlak tersebut menjadi contoh yang sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para pelajar. Ustadz Wuntat juga mengingatkan bahwa orang yang beriman tidak hanya terlihat dari ibadahnya, tetapi juga tercermin dari perilaku dan akhlaknya. Keimanan harus mampu membentuk pribadi yang santun dalam berbicara, jujur dalam bertindak, disiplin dalam menjalankan tanggung jawab, serta menghormati guru, orang tua, dan sesama. Sebagai seorang pelajar, meneladani Nabi Muhammad SAW dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Rajin belajar, menghormati guru, menyayangi teman, berkata jujur, menjaga kebersihan, disiplin, tidak dendam , merupakan bagian dari upaya membangun pribadi yang beriman dan berkarakter. Beliau berpesan agar para siswa tidak hanya mengejar kecerdasan akademik, tetapi juga membangun akhlakul karimah. Ilmu yang dimiliki akan menjadi lebih bermakna apabila disertai dengan iman, ketakwaan, dan akhlak yang baik. “Jadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam setiap langkah kehidupan. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat imannya, santun akhlaknya, dan bermanfaat bagi orang lain.” Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, diharapkan seluruh warga SMP Negeri 9 Purworejo dapat semakin meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mampu menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan di sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Setelah tausiah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan. Doa menjadi penutup rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 9 Purworejo. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan menjadi momentum untuk membentuk generasi SMP Negeri 9 Purworejo yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter, berprestasi, serta mampu meneladani sifat dan perilaku Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari